Gambaran Pengetahuan, Sikap Dan Tindakan Pola Makan Pada Pasien Dengan Gout Arthritis Di RS TK. II R. W. Monginsidi Manado
Keywords:
Kata kunci: Diet purin; gout arthritis; pengetahuan; sikap; tindakanAbstract
AbstractBackground: Diet plays an important role in influencing uric acid levels in the body. Therefore, patients’ knowledge, attitude, and behavior toward diet are crucial aspects in managing gout arthritis. Adequate knowledge enables patients to identify foods that trigger flare-ups and understand the importance of limiting purine intake. A positive attitude reflects the patient's readiness and willingness to follow medical advice, while behavior demonstrates the actual implementation of a healthy diet in daily life. Objective: To determine the overview of knowledge, attitude, and dietary behavior among gout arthritis patients at RS TK. II R. W. Monginsidi Manado. Method: This study employed a quantitative descriptive approach. The study population consisted of 120 patients with gout arthritis. Results: Out of 120 respondents, 110 (91.7%) had fairly good knowledge, 77 (64.2%) had a positive attitude, and 93 (77.5%) demonstrated fairly good behavior. Conclusion: Most respondents demonstrated adequate knowledge, attitudes, and practices related to dietary management for individuals with gout arthritis. However, some still showed insufficient levels in these areas, indicating the need for continuous education. Nursing interventions play a vital role in enhancing patient motivation to adopt a healthy lifestyle, prevent recurrence, and improve quality of life.
Keywords: gout arthritis; knowledge; purine diet
AbstrakLatar Belakang: Pola makan berperan penting dalam memengaruhi kadar asam urat dalam tubuh. Oleh karena itu, pengetahuan, sikap, dan tindakan pasien terhadap pola makan menjadi aspek krusial dalam pengelolaan gout arthritis. Pengetahuan yang baik memungkinkan pasien mengenali makanan pemicu kekambuhan dan pentingnya membatasi asupan purin. Sikap positif menunjukkan kesiapan dan kemauan pasien mengikuti anjuran medis, sementara tindakan mencerminkan implementasi pola makan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan: Mengetahui gambaran pengetahuan, sikap, dan tindakan pola makan pada pasien gout arthritis di RS TK. II R. W. Monginsidi Manado. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 120 pasien gout arthritis. Hasil: Dari 120 responden, 110 orang (91,7%) memiliki pengetahuan cukup baik, 77 orang (64,2%) memiliki sikap positif, dan 93 orang (77,5%) menunjukkan tindakan yang cukup baik. Kesimpulan: Sebagian besar responden memiliki pengetahuan, sikap, dan tindakan yang cukup baik terkait pola makan pada penderita gout arthritis. Namun, masih ditemukan responden dengan pengetahuan, sikap, dan tindakan yang kurang, sehingga diperlukan edukasi berkelanjutan. Intervensi keperawatan berperan penting dalam meningkatkan motivasi pasien untuk menjalani pola hidup sehat, mencegah kekambuhan, dan meningkatkan kualitas hidup
Kata kunci: Diet purin; gout arthritis; pengetahuan; sikap; tindakan