Hubungan Antara Aktivitas Fisik Dengan Siklus Menstruasi Pada Mahasiswi Semester 1 Program Studi Kedokteran Umum Di Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado Tahun 2024

Authors

  • Velina Walangitang Program Studi Pendidikan Dokter Author
  • Grace Bagian Biologi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado Author
  • Lydia Bagian Biologi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado Author
  • Trina Program Studi Biologi Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sam Ratulangi Manado Author
  • Sylvia Bagian Fisiologi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado Author
  • Elvin Bagian Anatomi-Histologi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado Author

Abstract

Abstrak

Latar Belakang: Siklus menstruasi adalah salah satu indikator penting dalam kesehatan reproduksi wanita. Berbagai faktor dapat memengaruhi kelancaran siklus menstruasi, salah satunya adalah aktivitas fisik. Aktivitas fisik yang teratur diketahui dapat mempengaruhi keseimbangan hormonal tubuh dan berpotensi memengaruhi siklus menstruasi. Tujuan: Untuk mengetahui Hubungan Antara Aktivitas Fisik dengan Siklus Menstruasi Pada Mahasiswi Semester 1 Program Studi Kedokteran Umum di Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Metode: Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional atau potong lintang. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling dan instrumen penelitian menggunakan kuesioner IPAQ melalui gform. Hasil: Populasi = 171 mahasiswi dan sampel (n = 125), responden dengan aktivitas fisik ringan yang memiliki siklus menstruasi normal sebanyak 39 orang (31,2%) sedangkan 22 orang lainnya (17,6%) memiliki siklus menstruasi tidak normal. Responden dengan aktivitas fisik sedang, proporsi yang mengalami siklus menstruasi tidak normal lebih tinggi yaitu 34 orang (27,2%), dibandingkan dengan 18 orang (14,4%) yang memiliki siklus menstruasi normal. Responden dengan aktivitas fisik berat dan memiliki siklus menstruasi normal sebanyak 8 orang (6,4%) sedangkan yang memiliki siklus menstruasi tidak normal ada 4 orang (3,2%)   Kesimpulan: Aktivitas fisik dengan siklus menstruasi memiliki hubungan yang signifikan (p = 0,004).

 

Kata kunci: aktivitas fisik; siklus menstruasi; mahasiswi; kedokteran umum; fakultas kedokteran

 

Abstract

Background: The menstrual cycle is one of the important indicators of female reproductive health. Various factors can affect the smoothness of the menstrual cycle, one of which is physical activity. Regular physical activity is known to affect the body's hormonal balance and potentially affect the menstrual cycle. Objective: To determine the relationship between physical activity and menstrual cycle in 1st semester students of General Medicine Study Program at the Faculty of Medicine, Sam Ratulangi University. Methods: This study used an analytic survey with a cross sectional approach. The sampling technique used random sampling and the research instrument used the IPAQ questionnaire through gform. Results: Population = 171 female students and the sample (n = 125), respondents with light physical activity who had a normal menstrual cycle were 39 people (31.2%) while 22 other people (17.6%) had an abnormal menstrual cycle. Respondents with moderate physical activity, the proportion who experienced an abnormal menstrual cycle was higher at 34 people (27.2%), compared to 18 people (14.4%) who had a normal menstrual cycle. Respondents with heavy physical activity and had a normal menstrual cycle were 8 people (6.4%) while those who had an abnormal menstrual cycle were 4 people (3.2%) Conclusion: Physical activity with menstrual cycle has a significant correlation (p = 0.004).

 

Keywords: Faculty of medicine; female students; general medicine; physical activity; menstrual cycle

 

 

Downloads

Published

2025-05-05