Pengaruh Kompres Hangat untuk Manajemen Non-Farmakologi Hipertermia pada Asuhan Keperawatan Anak dengan Demam Typhoid

Authors

  • Felianty Tongka Universitas Sam Ratulangi Author
  • Sefti S J Rompas Universitas Sam Ratulangi Author
  • Lenny Gannika Universitas Sam Ratulangi Author

Keywords:

Typhoid fever, Warm Compress , Hyperthermia, Children, Case Study

Abstract

Latar Belakang: Demam typhoid merupakan infeksi akut pada saluran pencernaan yang disebabkan oleh Salmonella Typhi atau Salmonella Paratyphi Paratyphi yang memberikan gejala utama demam dan nyeri perut. Kompres hangat merupakan metode yangdapat digunakan untuk menurunkan suhu tubuh dan memberikan efek kenyamanan bagi pasien. Tujuan: Mengevaluasi intervensi asuhan keperawatan pada anak dengan hipotermia menggunakan terapi kompres hangat. Metode: Studi kasus dilakukan di Ruang perawatan anak RSUP Prof Kandou, selama bulan maret 2025 dengan pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, analisa data, perencanaan keperawatan, yang kemudian diterapkan kepada pasien dengan implementasi dan evaluasi yang berfokus pada penatalaksanaan hipertermi dengan menggunakan metode kompres hangat, sehingga untuk melihat perbedaan suhu digunakan termometer. Hasil: Berdasarkan hasil dari pengkajian yang dilakukan didapatkan diagnosa utama yaitu hipertermi, Selain hipertermi pasien juga memiliki beberapa diagnosa keperawatan penyerta antara lain konstipasi, ansietas dan keterlambatan perkembangan anak. Intervensi yang dilakukan pada diagnosa hipertermi yaitu kompres hangat dimana terjadi penurunan suhu tubuh pada hari pertama di lakukan kompres hangat suhu sebelum yaitu 37,9°Cmenjadi 37,5°C, pada hari ke 2 suhu badan sebelum 37,8°C menjadi 37,1°C, pada hari ke 3 dari 37,8°C menjadi 37,2°C. Kesimpulan: Kompres hangat efektif dilakukan untuk menurunkan panas pada anak dengan hipertermia.

Downloads

Published

2025-08-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Pengaruh Kompres Hangat untuk Manajemen Non-Farmakologi Hipertermia pada Asuhan Keperawatan Anak dengan Demam Typhoid. (2025). Journal of Health and Interdisciplinary Perspective, 1(2), 75-80. https://ejournal-pub-med-yaren.com/ojs/index.php/jhip/article/view/49