Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Tekanan Darah dan Denyut Jantung Istirahat pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran
Keywords:
Body Mass Index, systolic and diastolic blood pressure, resting heart rate, medical studentsAbstract
Latar Belakang: Indeks Massa Tubuh (IMT) merupakan indikator status gizi yang sering digunakan untuk menilai risiko kardiovaskular pada usia muda. Variasi hasil penelitian sebelumnya menunjukkan perlunya kajian lebih lanjut pada populasi muda seperti mahasiswa. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara IMT dengan tekanan darah sistolik, diastolik, serta denyut jantung istirahat pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Angkatan 2023. Metode: Penelitian analitik observasional dengan desain potong lintang dilakukan pada 94 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Data IMT diperoleh dari pengukuran berat dan tinggi badan, sedangkan tekanan darah diukur menggunakan tensimeter digital serta denyut jantung istirahat diukur secara manual dengan perabaan pada nadi. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman untuk menilai hubungan antara 2 variabel. Hasil: Mayoritas responden memiliki IMT normal (54,3%) dengan tekanan darah dan denyut jantung dalam batas fisiologis. Terdapat korelasi positif yang signifikan antara IMT dan tekanan darah sistolik (r=0,244; p=0,118), sedangkan IMT dengan tekanan darah diastolik (r=0,139; p=0,181), serta denyut jantung istirahat (r=0,021; p=0,841) tidak terdapat hubungan yang signifikan. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara IMT dengan tekanan darah sistolik, dan tidak terdapat hubungan antaran IMT dengan tekanan darah diastolik maupun denyut jantung istirahat pada mahasiswa usia muda. Pemeliharaan berat badan ideal tetap penting untuk mencegah risiko kardiovaskular jangka panjang.

