Hubungan Intensitas Aktivitas Fisik dengan Kapasitas Vital Paru pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran UNSRAT Angkatan 2025
Keywords:
Physical Activity, Intensity of Physical Activity, Vital CapacityAbstract
Latar Belakang: Aktivitas fisik teratur sangat penting untuk kesehatan umum, pencegahan penyakit, serta pertumbuhan fisik dan mental. 33,5% populasi usia di atas 10 tahun (33,7% di Sulawesi Utara) dikategorikan kurang aktif, jauh di bawah rekomendasi WHO. Aktivitas fisik seperti olahraga adalah cara efektif untuk menjaga fungsi organ vital pernapasan, yaitu paru-paru, yang ditunjukkan melalui peningkatan Kapasitas Vital Paru (KVP) indikator penting kemampuan sistem pernapasan dalam menyediakan oksigen untuk aktivitas fisik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas aktivitas fisik dengan Kapasitas Vital Paru pada populasi spesifik mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan observasional analitik dan menggunakan rancangan penelitian cross sectional. Data dikumpul menggunakan kuesioner dan spirometer. Hasil: Uji yang digunakan yaitu Uji Chi-Square. Responden yang memiliki intensitas aktivitas fisik ringan sangat dominan berada pada kelompok KVP Rendah, yaitu sebanyak 17 dari 22 responden (77,3%). Sebaliknya, mayoritas responden dengan aktivitas fisik Berat memiliki proporsi yang sangat tinggi pada KVP Normal, yakni 11 dari 13 responden (84,6%). Sementara itu, kelompok aktivitas fisik Sedang cenderung lebih banyak memiliki KVP Rendah (18 dari 31 responden atau 58,1%). Uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan dengan nilai p = 0,002. Kesimpulan:Terdapat hubungan yang bermakna antara Intensitas Aktivitas Fisik Dengan Kapasitas Vital Paru Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Angkatan 2025.

