Resiliensi Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Studi: Deskriptif Kuantitatif
Keywords:
Diabetes Mellitus Type 2, Psikologis, ResiliensiAbstract
Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang menuntut pengelolaan diri berkelanjutan secara fisik dan psikologis. Kondisi ini dapat menimbulkan tekanan emosional yang memengaruhi kualitas hidup penderita dengan aspek Resiliensi sebagai kemampuan beradaptasi dan bangkit dari tekanan, menjadi faktor penting dalam menghadapi penyakit ini. Tujuan : Untuk mengetahui tingkat resiliensi penderita diabetes melitus tipe 2. Metode : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif melalui penyebaran kuesioner pada 45 responden menggunakan teknik accidental sampling. Hasil : Menunjukkan bahwa resiliensi semua responden berada dikategori tinggi, dipengaruhi oleh dukungan sosial, penerimaan diri, keyakinan religius, dan kemampuan manajemen stres. Kesimpulan : Penderita dengan resiliensi tinggi menunjukkan kepatuhan pengobatan serta kualitas hidup yang lebih baik

